Konseling Online? Se-worth it itu kah?

July 09, 2020



Salah satu karya di Archetype 2019, sebuah art exhibition yang diselenggarakan oleh Psikologi UNS.
Beberapa tahun terakhir ini, ketika teknologi sudah semakin canggih, banyak sekali tools untuk memenuhi segala aspek dalam kehidupan, mulai dicoba untuk didigitalisasi. Tujuannya tentu untuk mempermudah kehidupan manusia dalam menuju suatu tujuan pribadi. Begitupun dalam dunia psikologi. Kini sudah banyak lembaga atau platform-platform yang mengakomodasi kegiatan konseling secara online dengan praktisi professional di bidang kesehatan mental. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia, cukup membantu menjamurnya kegiatan konseling yang dilakukan secara online. Sekarang pertanyaannya adalah, konseling online itu sistematikanya seperti apa sih? Apa kelebihan dan kekurangan yang menyertainya? Apakah juga efeknya akan sama worth it nya dengan konseling via offline?

Apa itu konseling online?

Konseling sendiri adalah proses interaksi antara konselor dan klien yang bertujuan untuk memberi bantuan kepada klien demi terselesaikannya masalah yang dibawa klien. Sedangkan konseling online artinya proses konseling tersebut bukanlah merupakan kegiatan tatap muka secara langsung, namun melalui platform-platform tertentu secara online. Konseling online ini biasanya dapat dilakukan dengan tig acara, yaitu melalui pesan (chat), telepon, maupun video call. Konselor sendiri merupakan praktisi kesehatan mental, seperti seorang psikolog, psikiater, sarjana psikologi (untuk konselor sebaya), serta pekerja sosial lainnya.

Kenapa di masa pandemi Covid-19 ini kegiatan konseling online bisa menjamur?

Sebenarnya e-counselling atau konseling online ini sudah diusung sejak beberapa tahun terakhir. Akan tetapi di Indonesia mulai digaungkan pada masa pandemi. Kenapa? Pada awal-awal masa pandemi, pemerintah di seluruh dunia memberikan kebijakan untuk melakukan physical distancing, yang berarti dalam jangka waktu yang belum diketahui, masyarakat tidak dianjurkan untuk berkumpul dengan banyak orang tanpa protokol kesehatan dan tanpa kepentingan mendesak. Sekolah yang diliburkan, work from home, hingga banyaknya pengangguran baru akibat dampak Covid-19 membuat permasalahan baru bagi masyarakat. Akan tetapi, akses menuju psikolog tidak dapat dilakukan karena kebijakan work from home dan physical distancing. Demand yang banyak, yang tidak diimbangi oleh supply yang cukup inilah yang membuat konseling online menjadi alternatif yang sangat bermanfaat baik bagi masyarakat, maupun praktisi kesehatan mental seperti psikolog pada umumnya.

Se-worth-it apakah konseling online dibandingkan dengan offline?

Dalam menentukan se-worth-it apakah konseling online dibandingkan dengan offline, mari kita lihat dulu pros dan consnya.

Kelebihan konseling online :

  • Kemudahan akses
    Konseling yang diberlakukan secara online dapat mengakomodasi masyarakat yang tinggal di daerah (dimana professional di bidang kesehatan mental masih terbatas) untuk mendapatkan kesempatan dan fasilitas yang sama dengan masyarakat perkotaan (ketersediaan professional di bidang kesehatan mental tercukupi). Konseling online yang menggunakan gadget juga memudahkan masyarakat dalam keberjalanan konseling online yang biasanya dilakukan via chat, telepon, maupun video call.
  • Biaya minimal
    Biaya konseling online cenderung lebih murah dibandingkan dengan konseling offline. Beberapa platform bahkan menggratiskan biaya konseling tersebut. Murahnya biaya konseling online ini disebabkan oleh minimnya biaya operasional yang harus dikeluarkan
  • Menghemat waktu
    Penggunaan waktu dalam konseling online dapat dikatakan sangat fleksibel. Klien hanya perlu mendaftar, memilih jadwal yang sesuai, dan langsung ke pelaksanaan konseling. Tidak perlu antre, tidak perlu macet-macetan, dan tidak perlu menghabiskan waktu di jalan.
  • Terbebas dari stigma
    [ Ke psikolog = gila ] ❌
    Stigma negatif masih menyertai beberapa masyarakat Indonesia yang ingin berkonsultasi dengan professional di bidang kesehatan mental seperti psikolog dan psikiater. Dengan melakukan konseling online, tidak ada yang tahu bahwa kita pernah berkonsultasi dengan psikolog maupun psikiater. Psikolog dan psikiater pun memiliki kode etik untuk menjaga identitas dan kerahasiaan data klien. Jadi jangan takut ya!

    n.b. Siapapun boleh ke psikolog. Permasalahan yang dapat didiskusikan dengan psikolog dapat berupa apapun dan bukan hanya "gila". Contoh kasus yang biasa ditangani oleh psikolog juga dapat berupa permasalahan kepercayaan diri, adiksi gadget, bahkan konsultasi persiapan pernikahan.
  • Efek disinhibisi.
    Efek ini merupakan efek yang akan dirasakan baik oleh klien maupun psikolog yang bertugas.
    Efek disinhibisi merupakan suatu kondisi dimana individu akan lebih jujur dan terbuka ketika tidak berhadapan langsung dengan lawan bicara. Ketika melakukan konseling offline, terkadang klien merasa malu atau tertahan ego sehingga mengganggu keefektivitasan konseling.
Hambatan dalam melakukan konseling online :


  • Sulitnya mengobservasi petunjuk-petunjuk nonverbal.
    B
    agi konselor, perilaku non-verbal atau yang tidak diucapkan oleh klien seperti tangan mengepal, lirikan mata, posisi duduk, akan menjadi petunjuk tersendiri terhadap intervensi yang akan diberikan. Apabila konseling dilakukan secara online, petunjuk-petunjuk tersebut minim terlihat.
  • Hambatan teknologi.
    Dalam menggunakan platform tertentu, entah itu media sosial, e-mail, ataupun website, ada hambatan yang tidak dapat dikontrol yaitu gangguan dalam platform yang digunakan sebagai media pelaksanaan konseling. Gangguan tersebut dapat berupa error dalam beberapa proses digital yang mungkin akan mengganggu berjalannya proses konseling.
Bagaimana sistematika proses yang dilakukan pada saat konseling online?

Proses yang dilakukan dalam melakukan konseling online cukup mudah. Pertama, klien hanya perlu untuk mendaftar melalui platform-platform yang tersedia, mencari jadwal yang sesuai, dan voila~ appointment konseling online kamu siap digunakan!

Lembaga atau layanan mana saja yang memfasilitasi konseling online?

Ada beberapa layanan kesehatan mental di Indonesia yang memfasilitasi konseling online, diantaranya adalah:



  • Riliv.co



  • Riliv merupakan salah satu aplikasi kesehatan mental yang menyediakan berbagai fasilitas kesehatan mental seperti meditasi serta konseling online. Konseling online yang disediakan oleh Riliv, berupa konseling via pesan atau chat, serta via telepon. Berbagai paket konseling pun disediakan sesuai dengan kebutuhan klien.
    Go to Riliv's Website      To Riliv's Counselling Page


  • Kalm
  • Kalm adalah platform yang dibuat khusus untuk fasilitas konseling online. Konseling online yang disediakan Kalm, dapat dilakukan via pesan atau chat. Konselor yang bekerja di platform Kalm, yang disebut Kalmselor, merupakan konselor professional yang terdiri dari psikolog, psikiater, maupun telah memiliki gelar Master di bidang konseling. Konselor diawali dengan mengisi kuesioner singkat setelah registrasi, agar dapat mencari Kalmselor yang sesuai dengan kebutuhan.
    Go to Kalm's Website     
    Install Kalm's app


  • Kariib

  • Serupa dengan Kalm, Kariib juga merupakan platform yang dibuat untuk memfasilitasi konseling online. Konselor dalam platform Kariib merupakan psikolog, yaitu individu yang telah menyelesaikan pendidikan di S2 Magister Profesi Psikologi. Konseling yang dalam platform Kariib akan dilakukan via telepon.

    Go to Kariib's Website


  • Ibunda.id
  • Ibunda.id merupakan platform yang menyediakan berbagai layanan kesehatan mental seperti konseling, Insight Me (kelas pengembangan diri yang diadakan online), serta WorkMi (layanan kesehatan mental untuk perusahaan). Ibunda.id menyediakan layanan konseling berbasis offline dan online. Konseling online sendiri dapat dilakukan via pesan (chat), telepon, ataupun video call. Konselor dalam platform Ibunda.id merupakan para psikolog yang telah berlisensi baik dalam konseling offline maupun online.
    Go to Ibunda.id Website           
    Go to Ibunda.id Counselling Page


  • Klee



  • Klee merupakan biro psikologi yang melayani berbagai fasilitas termasuk konseling offline maupun online via chat, telepon, maupun video-call. Berbeda dengan platform-platform sebelumnya, konseling menggunakan Klee akan diawali dengan memilih paket berdasarkan masa pengalaman kerja psikolog yang akan menjadi konselor, seperti junior psychologist (untuk psikolog dengan pengalaman kerja dibawah 3 tahun), middle psychologist (untuk psikolog dengan pengalaman kerja 4-10 tahun), dan senior psychologist (untuk psikolog dengan pengalaman kerja lebih dari 10 tahun).

    Go to Klee Website           
    Go to Klee Counseling Page


  • Pijar Psikologi




  • Pijar psikologi merupakan layanan kesehatan mental yang sudah selama lebih dari 5 tahun telah memberikan pelayanan psikologi bagi masyarakat Indonesia secara online. Pada awalnya konseling yang diberikan Pijar Psikologi dilakukan via e-mail, namun beberapa bulan yang lalu, Pijar Psikologi mulai menyediakan fasilitas konseling online melalui pesan (chat). Konselor dari Pijar Psikologi merupakan psikolog serta mahasiswa Magister Profesi Psikologi yang disupervisi oleh psikolog berpengalaman.

    Go to Pijarpsikologi Website                     
    Go to Pijarpsikologi Counseling Page


Layanan konseling online dengan konselor sebaya :


  • Berbagicerita.id



  • Berbagicerita.id merupakan platform yang menyediakan konseling gratis bagi siapapun yang membutuhkan. Platform ini hadir atas dasar stigma negatif yang masih sering menghantui individu-individu yang membutuhkan konseling serta keterbatasan biaya. Konselor yang digandeng oleh platform ini merupakan konselor sebaya (peer counselor) yang merupakan sarjana di bidang Psikologi (S.Psi) yang telah melalui berbagai pembekalan oleh tim psikolog berbagicerita.id, serta mengacu pada kode etik Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dalam memberikan layanan.

    Go to Berbagicerita Instagram Page


  • Tanya Psikologi




  • Tanya Psikologi merupakan projek sosial di bidang psikologi yang memberikan edukasi mengenai kesehatan mental secara online. Tanya Psikologi memberikan berbagai layanan kesehatan mental termasuk konseling online bersama konselor sebaya (peer counselor)

    Go to Tanyapsikologi Instagram Page


  • Ibunda.id



  • Selain mengadakan konseling online yang dipandu oleh psikolog professional, Ibunda.id juga mengadakan sesi curhat dengan konselor sebaya (peer counseling). Peer counselor Ibunda.id merupakan sarjana psikologi (S.Psi)dengan peminatan psikologi klinis yang telah diberikan pembekalan dalam melakukan konseling digital.

    Go to Ibunda Peer Counseling Page


Nah, jadi konseling online ini memang sangat sesuai untuk anak muda maupun orang dewasa yang memiliki keterbatasan waktu dan biaya, terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Ditambah dengan banyaknya kelebihan lain yang dapat menjadi pertimbangan untuk memilih konseling online dibanding konseling offline. Ingat, melakukan konseling bukan berarti diri kita lemah. Bahkan melakukan konseling merupakan salah satu cara untuk menyayangi diri kita, karena dengan melakukan konseling, kita memberikan kesempatan bagi diri kita untuk mengembangkan diri. Memendam masalah sendiri akan menyebabkan bom waktu di kemudian hari. So, don’t ever be ashamed to ask for professional help! 😊

You Might Also Like

0 comments